TULUNGAGUNG, Kharismanews.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung menggelar tera dan tera ulang gratis di Balai Desa Sambijajar, Jumat (6/11/2026). Namun, jumlah timbangan yang mengikuti pengujian tahun ini tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Pegawai Bidang Kemetrologian Disperindag Deni menyebutkan, hingga kegiatan berlangsung, jumlah timbangan yang diuji belum mencapai 100 unit.
Penurunan tersebut diduga karena tidak adanya lagi fasilitas penjemputan timbangan dari rumah pemilik. Pedagang kini harus membawa sendiri alat timbang ke lokasi pengujian.
“Karena sekarang gratis dari APBD, tidak ada lagi penjemputan timbangan dari rumah pemilik. Kemungkinan ada yang merasa keberatan membawa timbangannya ke lokasi,” jelas petugas.
Selain itu, kegiatan tera di balai desa lebih banyak menyasar timbangan berkapasitas besar jenis CB. Berbeda dengan kegiatan di pasar yang didominasi timbangan kecil milik pedagang toko kelontong.
Peralihan penggunaan timbangan konvensional ke elektronik juga memengaruhi jumlah peserta. Sebagian timbangan elektronik baru diperkirakan baru akan mengikuti tera ulang tahun depan.
Kepala Bidang Kemetrologian Disperindag Tulungagung, Salman, menjelaskan bahwa tera ulang bertujuan memastikan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) tetap akurat dan memenuhi standar metrologi legal.
Seluruh biaya pengujian tahun ini ditanggung APBD Kabupaten Tulungagung. Jika ditemukan penyimpangan, petugas dapat melakukan penyetelan dan perbaikan. Timbangan yang lolos pengujian akan memperoleh tanda tera sah dengan masa berlaku satu tahun.
Salman juga mengungkapkan masih ditemukan timbangan yang tidak diuji selama dua hingga tiga tahun sehingga hasil pengukurannya sudah menyimpang dari standar.
Disperindag turut melakukan pengawasan keliling setiap dua hingga tiga bulan sekali. Pembinaan menjadi langkah utama, tetapi penindakan dapat dilakukan apabila ditemukan pelanggaran yang berpotensi merugikan konsumen.
Melalui program tera gratis ini, Disperindag berharap pedagang semakin tertib melakukan pengujian berkala sehingga transaksi perdagangan berlangsung jujur dan konsumen mendapatkan barang sesuai berat yang dibayarkan.