Blitar, Kharismanews.id – Suasana kreatif dan inspiratif tampak mewarnai lingkungan SMAN 1 Blitar dalam kegiatan Pameran Produk IPA Inkuiri bertajuk “Harmoni Sains dan Seni dalam Selembar Kain”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa kelas X untuk menampilkan hasil karya sekaligus proses pembelajaran ilmiah melalui pembuatan batik ecoprint, sebuah karya seni ramah lingkungan yang memanfaatkan motif alami dari dedaunan dan tumbuhan.
Pameran ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran IPA Inkuiri, di mana peserta didik tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses observasi, eksperimen, analisis, hingga menghasilkan produk nyata yang memiliki nilai estetika dan manfaat bagi lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak mengeksplorasi berbagai konsep ilmiah, mulai dari karakteristik pigmen alami pada tumbuhan, proses penyerapan warna pada kain, hingga teknik pencetakan motif menggunakan bahan-bahan yang tersedia di alam. Hasilnya, lahirlah beragam karya batik ecoprint dengan corak unik yang mencerminkan kreativitas dan kemampuan berpikir ilmiah para peserta didik.
Setiap lembar kain yang dipamerkan tidak hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga menjadi bukti nyata perpaduan antara rasa ingin tahu, proses ilmiah, keterampilan kolaboratif, serta sentuhan seni yang berkembang selama proses pembelajaran. Melalui karya tersebut, siswa menunjukkan bahwa sains dapat hadir secara dekat dalam kehidupan sehari-hari dan diwujudkan menjadi produk yang bernilai.
Kepala SMAN 1 Blitar, Ibu Wiwik Dwiastutik, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas semangat dan kreativitas yang ditunjukkan oleh para siswa dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran yang mengintegrasikan sains, seni, dan kepedulian lingkungan menjadi langkah penting dalam membentuk generasi muda yang inovatif dan berkarakter.
“Pameran ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berfokus pada penguasaan konsep, tetapi juga pada kemampuan peserta didik untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam bentuk karya nyata. Kami bangga melihat siswa mampu mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan melalui batik ecoprint,” ungkap Ibu Wiwik Dwiastutik.
Selain menjadi ajang apresiasi hasil belajar, pameran ini juga memberikan pengalaman berharga bagi siswa untuk mempresentasikan karya, menjelaskan proses ilmiah yang dilakukan, serta membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan ide dan inovasi kepada publik.
Melalui kegiatan Pameran Produk IPA Inkuiri “Harmoni Sains dan Seni dalam Selembar Kain”, SMAN 1 Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kreatif, dan relevan dengan tantangan masa depan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus mendorong peserta didik untuk belajar secara aktif, berkarya secara inovatif, dan berkontribusi dalam menciptakan solusi yang ramah lingkungan.
Mari terus mengapresiasi karya dan semangat inovasi generasi muda yang belajar, berkarya, serta berkontribusi bagi lingkungan melalui perpaduan harmonis antara sains dan seni.
(sumardi)