Ngantuk, Kharismanews.id – Semangat transformasi digital pendidikan anak usia dini kian terasa nyata. Sejumlah kepala sekolah dan pendidik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) — mulai dari Kelompok Bermain (KB) hingga Taman Kanak-kanak (TK) — mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Jenjang PAUD Tahun 2026 yang diselenggarakan dalam dua rombongan belajar (rombel) secara berturut-turut, masing-masing berlangsung selama dua hari penuh.Kegiatan dilaksanakan di SPNF Sanggar kegiatan Belajar (SPNF SKB) Nganjuk mulai tanggal 27 sampai 30 Juli 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 87 peserta pada setiap rombel, sehingga total peserta yang terlibat mencapai 174 kepala sekolah dan pendidik PAUD yang telah memiliki dasar pemahaman teknologi informasi (IT). Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama, ketika mereka diajak menyelami dunia pembelajaran berbasis digital yang selama ini masih menjadi tantangan tersendiri bagi satuan pendidikan usia dini.
Rombel I: Merangkai Cerita Digital yang Interaktif
Rombel pertama mengangkat tema “Pembuatan Cerita Digital Interaktif”, yang mengajak peserta memahami konsep storytelling digital serta prinsip penyusunan cerita interaktif yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Melalui pendampingan narasumber dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Timur, peserta dilatih menyusun alur cerita (storyboard), membuat ilustrasi dan narasi dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), hingga mengemasnya menjadi produk cerita digital yang dapat langsung diterapkan di kelas.
Di penghujung sesi, setiap peserta berhasil menghasilkan satu produk cerita digital interaktif karya sendiri, yang kemudian dipresentasikan di hadapan sesama peserta sebagai bentuk unjuk karya sekaligus ajang berbagi inspirasi antarsatuan PAUD.
Rombel II: Belajar Melalui Bermain dengan Game Interaktif Berbasis AI
Sementara itu, rombel kedua difokuskan pada “Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Game Interaktif Berbasis Kecerdasan Buatan”, dengan menghadirkan narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur. Peserta diperkenalkan pada prinsip gamifikasi pembelajaran serta pemanfaatan berbagai platform digital untuk merancang media belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi anak usia dini.
Dengan dukungan teknologi AI, peserta belajar merancang elemen visual dan audio pembelajaran secara mandiri, kemudian mengaplikasikannya ke dalam media permainan edukatif. Sama seperti rombel pertama, kegiatan ini ditutup dengan presentasi produk game interaktif hasil karya masing-masing peserta.
Bekal Nyata untuk Satuan PAUD
Melalui pendekatan pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan berbasis proyek (Project Based Learning), kegiatan ini dirancang tidak sekadar memberikan wawasan teoretis, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di satuan pendidikan masing-masing. Setiap peserta pulang membawa produk digital karya sendiri sekaligus rencana tindak lanjut untuk diimplementasikan di sekolah.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata penguatan kompetensi digital pendidik PAUD, sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional dalam mendorong pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan secara aman, kreatif, dan bermakna bagi tumbuh kembang anak usia dini.
(red)