NGANJUK, KHARISMANEWS.ID – SMA Negeri 1 Nganjuk terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas melalui kegiatan pembuatan Mural Antikorupsi. Kegiatan ini menjadi salah satu media edukasi kreatif sekaligus pengingat bersama akan pentingnya menanamkan nilai-nilai kejujuran sejak dini di lingkungan sekolah.
Mural dengan pesan kuat “Stop Korupsi” tersebut menghiasi lingkungan sekolah dengan berbagai ajakan positif untuk membangun karakter peserta didik. Sejumlah nilai penting, seperti jujur, disiplin, tanggung jawab, adil, transparan, dan berintegritas, disampaikan melalui karya visual yang menarik dan mudah dipahami oleh seluruh warga sekolah.
Kegiatan ini tidak sekadar memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menanamkan pendidikan antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala SMAN 1 Nganjuk, Drs. Sugiono, M.Si., menyampaikan bahwa pendidikan antikorupsi harus dimulai dari pembentukan kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan antikorupsi bukan hanya tentang mengetahui apa itu korupsi, tetapi yang lebih penting adalah membiasakan diri untuk selalu memilih dan melakukan hal yang benar. Nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, keberanian, dan integritas harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat.
Melalui mural antikorupsi tersebut, pesan tentang pentingnya menjaga integritas diharapkan dapat terus melekat dalam diri para siswa. Setiap warga sekolah diajak untuk berani menolak segala bentuk perilaku yang bertentangan dengan nilai kejujuran dan kebenaran.
Dengan semangat “Bangun Negeri dengan Integritas, Mulai dari Diri Sendiri, dari Hal Kecil, dan dari Sekarang”, SMAN 1 Nganjuk terus memperkuat budaya positif di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat disampaikan melalui berbagai media kreatif. Mural tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga menjadi suara komitmen bersama untuk menciptakan generasi yang jujur, berani, bertanggung jawab, dan berintegritas.
Mari bersama membangun budaya antikorupsi demi Indonesia yang lebih bersih dan berintegritas.
(sumardi)