Dinkes Kabupaten Kediri Gelar KEMPING ASIK, Perkuat Peran Kader PKK Dukung ASI Eksklusif dan Cegah Stunting

Kediri, Kharismanews.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri menggelar kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui program KEMPING ASIK (Kader PKK Pendamping ASI Eksklusif) di Balai Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ketua Pokja IV. TP PKK Kecamatan SeKabupaten Kediri, Camat Pare, Kepala Desa Tertek, serta seluruh kader KEMPING ASIK dari berbagai wilayah di Kabupaten Kediri.

Mengusung tema “Bersama PKK, Dukung ASI Eksklusif 6 Bulan untuk Generasi Sehat, Cerdas dan Bebas Stunting”, kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan cakupan ASI eksklusif.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Ny. Eriani Annisa Hanindhito atau yang akrab disapa Mbak Cicha, menyampaikan bahwa program KEMPING ASIK merupakan bentuk penguatan kembali program ASI eksklusif di Kabupaten Kediri.

“Melalui Program KEMPING ASIK ini, kami ingin melakukan penguatan kembali program ASI eksklusif di Kabupaten Kediri.

Saat ini cakupan ASI eksklusif masih berada di angka 57 persen, sementara target yang ingin dicapai sebesar 66 persen. Karena itu diperlukan dukungan dan keterlibatan semua pihak agar target tersebut dapat tercapai,” ujarnya.

Ia menambahkan, kader TP PKK memiliki peran strategis dalam memberikan pendampingan kepada ibu menyusui karena berada paling dekat dengan masyarakat dan keluarga.

“Program KEMPING ASIK menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peran kader Tim Penggerak PKK dalam melakukan pendampingan kepada ibu menyusui di masyarakat. Kader PKK diharapkan mampu memberikan motivasi, pendampingan, serta edukasi secara langsung kepada ibu menyusui agar lebih percaya diri dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya,” tambahnya.

Kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Kediri dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan program ASI eksklusif hingga tingkat desa melalui peran aktif kader PKK.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap cakupan ASI eksklusif dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting dan menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Selain penyampaian materi edukasi kesehatan, kegiatan juga menjadi ajang konsolidasi kader kesehatan dan TP PKK dalam memperkuat sinergi gerakan hidup sehat di tengah masyarakat.

(ida)