BLORA KHARISMANEWS.ID –
Hari ini kamis 6/6/24 lurah karangboyo mengundang pengelola sampah yang kebanyakan di pegang RT dan RW nya yang dihadiri camat endah ekawati yang baru dilantik menjadi camat cepu kabupaten sekitar 3 bulan yang lalu untuk mendengarkan gagasan atau inovasi segitiga coorporate membangun bumi cepu rahayu yang dalam pengelolaannya dgn dana mandiri.
Acara dibuka jam 13.00 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya disusul dengan doa pembukaan dilanjutkan sambutan pembukaan oleh lurah karangboyo kartini.
Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih atas hadirnya camat cepu babinsa dan babinsakatibmas beserta undangan serta meminta maaf apabila ada ketidak nyamanan karena acara diadakan diruang PKK dikarenakan gedung yang biasa buat pertemuan langit langitnya ambrol karena kayu yang sdh dimakan usia namun sudah dalam pengajuan untuk renovasi.
Acara dilanjutkan penyampaian makalah ttg inovasi segitiga cooporate oleh camat yang baru dilantik 3 bulan yang lalu. Inovasi segitiga cooperate ini merupakan gagasan beliau sebagai pengabdian beliau untuk bumi cepu yang rahayu menggunakan sistem segitiga cooperate yang dalam pengelolaaannya menggunakan dana mandiri dari kita untuk kita.
Mengapa beliau menggunakan sistem segitiga cooperate karena dengan segitiga cooperate dalam mencapai tujuan berjalan dengan pelan namun pasti untuk menuju tujuan dengan pondasi yang kokoh membangun kecamatan cepu yang rahayu. Dikarenakan beliau seorang konsultan coorperate sehingga tidaklah sulit dalam meminate managemen.
Gagasan atau inovasi ini muncul karena bupati blora arif rohman berkeluh kesah kepada nya untuk membuat daur ulang sampah menjadi bermanfaat untuk pembangunan kabupaten Blora.
Maka dari itu camat eka yang selaku atau kesehariannya disamping sebagai ASN beliau juga konsultan cooperate sehingga tidaklah sulit mencari investor dalam negeri maupun luar negeri untuk diajak kerja sama dalam mencapai keberhasilan inovasi segitiga coorporate di perusahaan pribadinya yang berlokasi di desa sambong dan ke depannya nanti lokasi tersebut buat pelatihan warga cepu meski lokasinya di kecamatan sambong kabupaten Blora.
Penyampaian inovasi disampaikan dengan santai tanpa terkesan menggebu gebu begitu pula dalam melakukan sesi tanya jawab penuh dgn suasana keakraban dan kekeluarga meski ada peserta tanya di luar tema .
Intinya camat ekawati mengajak warganya diawali dari pribadi masing masing dalam pengelolaan sampah dari rumah tangga untuk bisa memilah mana sampah yang bisa didaur ulang yang menjadi semacam paving atau bata yang kualitasnya lebih kuat dari paving cor dan sampah yang bisa di jadikan kompos .
sampah sampah disamping bermanfaat lingkungan juga menjadi bersih tanpa ada sampah yang berserakan sehingga Blora menjadi kota bersih
Jurnalis : Mujito
Joko