Peringatan Bulan Menanam Pohon dan Hari menanam Pohon Indonesia DLH kabupaten Kediri

Kediri, Kharismanews.id – Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008, tanggal 28 November ditetapkan sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Pohon Nasional (BMPN).

Pencanangan HMPI dan BMPN dimaksudkan untuk memberikan kesadaran dan kepedulian kepada masyarakat tentang pentingnya pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan melalui pewadahan pohon.

Pohon mempunyai peran yang sangat penting bagi makhluk hidup. Pohon menjaga suhu bumi tetap dingin, menyerap karbon dan menyaring polusi udara. Pohon juga memitigasi bencana alam dengan mengatur cuaca, menstabilkan tanah, melindungi tanaman, dan mengurangi peluang penyebaran patogen antara hewan dan manusia

Dalam rangka memperingati Bulan Menanam Pohon dan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2022, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Perhutani , Forkopimcam, TNI/ Polri Warga desa Kalipang, sekolah Adiwiyata/ Saka kalpataru, Aktivis pegiat Lingkungan serta SKPD Terkait melakukan aksi penanaman pohon bersama yang dilaksanakan di Dusun Jajar Desa Kalipang Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, Sabtu (17/12/2022).

“Hari ini kita melaksanakan bulan menanam dan hari menanam pohon Indonesia, yang kita pusatkan di kawasan Tangkapan air dan sumber air sebanyak 8.330 batang, penanaman di daerah kawasan perlindungan setempat sebanyak 7.220 batang, penanaman untuk pencegahan dan penanggulangan tanah longsor sebanyak 6.400 batang, serta penanaman untuk sekolah Adiwiyata sebanyak 2.870 dan yang terakhir untuk penghijauan dalam rangka hari menanam pohon Indonesia sebanyak 5.700 batang.” jelas Plt kepala dinas lingkungan Hidup Kabupaten kediri Putut Agung Subekti, SE., MM saat membuka acara sekaligus melakukan penanaman pohon bersama-sama masyarakat.

Lebih lanjut Putut meminta kepada masyarakat agar dapat menjaga serta merawat pohon yang ditanam karena pohon-pohon tersebut juga membutuhkan perawatan lebih dibandingkan pohon lainnya.

“Yang kita tanam ini tanaman produktif, jadi menjaganya harus ekstra, kalau tanaman ini belum tumbuh satu meter di atas tanah, itu belum aman, tolong pastikan betul ini dipelihara dengan baik,” pintanya.

Penanaman pohon juga diharapkan dapat dilakukan secara terus menerus, khususnya di daerah aliran sungai yang rawan terjadinya banjir serta tanah longsor saat curah hujan tinggi.

Masih Kata Putut aksi penanaman pohon ini menjadi kesempatan yang baik sebagai momen untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat tentang pemulihan kerusakan sumber daya hutan dan lahan, khususnya yang ada di wilayah kabupaten Kediri.

Aksi penanaman ini merupakan upaya untuk mengantisipasi perubahan iklim mencegah degradasi atau menurunnya daya dukung lingkungan, mencegah deforestasi atau persitiwa hilangnya hutan alam beserta atributnya yang diakibatkan oleh penebangan hutan, mencegah kerusakan lingkungan lain.

“Aksi penanaman pohon ini bertujuan untuk mitigasi perubahan iklim untuk mengantisipasi pemanasan global serta membangun kesepahaman dan komitmen bersama dalam peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup ,” pungkas nya.

(Hend)