Semarak Hari Santri dan Sumpah Pemuda, MAN 3 Kediri Gelar Dua Cabang Lomba, Diikuti 24 Peserta

KEDIRI, Kharismanews.id – Memasuki hari kedua, rangkaian peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kediri berlangsung meriah. Melalui Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), kegiatan diisi dengan dua cabang perlombaan yang menggabungkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai religius.
Mengusung tema “Satu Jiwa, Santri dan Pemuda Bersatu dalam Semangat Indonesia”, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat karakter dan kecintaan terhadap bangsa sekaligus Al-Qur’an.
Dua cabang lomba digelar secara serentak di lokasi berbeda. Lomba deklamasi teks Sumpah Pemuda berlangsung di Meeting Room 1 dengan dewan juri Ucik Nurmawati dan Ita Rutiningrum. Sementara itu, lomba tilawatil Qur’an dilaksanakan di Aula Ma’had Putri Ariflowan dengan penanggung jawab lomba Mohud Lori, serta dewan juri Rahma Maulida dan Muhammad Izudin.
Sebanyak 24 peserta yang merupakan perwakilan terbaik dari kelas X dan XI ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta menunjukkan antusiasme dan kesungguhan untuk menampilkan kemampuan terbaik sesuai cabang lomba yang diikuti.
Kepala Madrasah Tekankan Patriotisme dan Kecintaan terhadap Al-Qur’anKegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 3 Kediri, H. Jamiludin, bersama Kepala Tata Usaha, Hudi Santosa. Dalam momentum tersebut, pentingnya menanamkan nilai patriotisme dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan madrasah menjadi bagian dari pesan utama kegiatan.
Lomba deklamasi teks Sumpah Pemuda menjadi sarana bagi siswa untuk menghayati kembali nilai-nilai persatuan yang diwariskan para pemuda Indonesia melalui ikrar bersejarah pada 28 Oktober 1928. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa.
Di sisi lain, lomba tilawatil Qur’an memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan penuh penghayatan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat kecintaan generasi muda terhadap kitab suci serta membangun karakter religius dalam kehidupan sehari-hari.
Perkuat Karakter Unggul Generasi Muda MadrasahPenyelenggaraan kedua cabang lomba tersebut mencerminkan upaya MAN 3 Kediri dalam menyeimbangkan penguatan wawasan kebangsaan dengan pembinaan nilai-nilai keagamaan. Para siswa tidak hanya didorong untuk berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, disiplin, percaya diri, dan mampu menghargai perbedaan.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, madrasah berharap semangat persatuan, patriotisme, dan religiusitas dapat terus tumbuh dalam diri peserta didik.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para siswa untuk mengembangkan bakat dan potensi sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
Dengan mengusung semangat “Satu Jiwa, Santri dan Pemuda Bersatu dalam Semangat Indonesia”, MAN 3 Kediri berupaya menjadikan peringatan hari besar nasional dan keagamaan bukan sekadar seremoni, melainkan sarana pembelajaran untuk membentuk generasi yang unggul dalam prestasi, kokoh dalam nilai keagamaan, dan kuat dalam semangat kebangsaan.
(Sumardi)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.