Tekan Angka Kecelakaan, Ditlantas Polda Jatim Edukasi Pengemudi Ojek Pangkalan di Trenggalek

TRENGGALEK, Kharismanews.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar sosialisasi dan edukasi tertib berlalu lintas bagi para pengemudi ojek pangkalan di kawasan Hutan Kota, Kabupaten Trenggalek, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya nyata menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Kanit Standard Cegah Tindak Ditlantas Polda Jatim, AKP Yulita Rahmawati menjelaskan bahwa agenda ini menyasar kelompok masyarakat tidak terorganisir. Salah satu fokus utamanya adalah para pengemudi ojek pangkalan yang sehari-hari menggantungkan hidup di jalanan.
“Hari ini kami memberikan penyuluhan dan imbauan kepada masyarakat tidak terorganisir, khususnya para driver ojek pangkalan,” kata AKP Yulita di lokasi kegiatan.
Menurut Yulita, pengemudi ojek memiliki peran strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Melalui edukasi ini, polisi mengajak mereka untuk menjadi pelopor keselamatan dan memberikan contoh yang baik bagi pengguna jalan lain.
“Kami mengajak mereka untuk selalu patuh pada peraturan lalu lintas dan tertib di jalan raya. Harapannya, mereka bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas yang baik,” imbuhnya.
Ia menegaskan, kepatuhan para pengendara di jalan raya berkorelasi langsung dengan penurunan angka kecelakaan, khususnya di wilayah hukum Polres Trenggalek dan Polda Jatim pada umumnya.
“Dengan tertib berlalu lintas, kita bersama-sama bisa menurunkan angka kecelakaan,” tegas AKP Yulita.
Dalam kesempatan tersebut, Ia juga memaparkan tiga poin penting yang wajib diperhatikan oleh para pengemudi sebelum mulai berkendara, Kesiapan fisik memastikan kondisi kesehatan pengemudi dalam keadaan prima, Perlengkapan keselamatan wajib menggunakan helm standar SNI dan jaket pelindung, Kelayakan armada seperti mengecek kondisi fisik dan fungsi kendaraan secara berkala sebelum digunakan.
“Pengendara harus mempersiapkan kesehatan diri, memakai kelengkapan pribadi seperti helm dan jaket, serta selalu mengecek apakah kendaraannya siap dan layak jalan atau tidak,” pungkasnya.
(sumardi)