Musrenbang Desa Bono Bahas Prioritas Pembangunan 2026, Warga Sampaikan Aspirasi

Tulungagung, Kharismanews.id — Komitmen melayani dan membangun masyarakat Desa Bono Terus ditingkatkan hal ini tampak pada pembahasan penetapan prioritas pembangunan desa tahun 2026 berdasarkan aspirasi masyarakat.

Pemerintah Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa), Jumat (23/1/2026).

Kegiatan Musrenbang Desa dimulai pukul 09.00 WIB di Aula Balai Desa Bono. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan, hingga musyawarah inti yang dipandu oleh Kasi PMD Kecamatan Boyolangu.

Musrenbang Desa Bono difokuskan pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 serta perumusan Daftar Usulan RKPDes Tahun 2027 yang akan diusulkan ke tingkat kecamatan untuk diselaraskan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulungagung.

Kepala Desa Bono, H. Moezamil, mengatakan perencanaan pembangunan desa harus disusun secara realistis dan mengutamakan kebutuhan riil masyarakat.

“Penentuan skala prioritas menjadi penting karena anggaran desa terbatas. Program yang direncanakan harus benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk berperan aktif dalam Musrenbang Desa agar usulan pembangunan yang disepakati sesuai dengan kebutuhan paling mendesak di desa.

Musrenbang Desa Bono dihadiri jajaran perangkat desa, Sekretaris Camat Boyolangu bersama Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LPM, TP PKK, pendamping lokal desa, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna, serta undangan lainnya.

Sementara itu, Camat Boyolangu, Yusuf Riyadi, melalui Sekretaris Camat menyampaikan bahwa Musrenbang Desa merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan yang bersifat partisipatif dan berjenjang.

Menurutnya, melalui Musrenbang Desa, pemerintah desa dan masyarakat dapat merumuskan prioritas pembangunan yang meliputi sektor infrastruktur, penguatan ekonomi desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta ketahanan pangan, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran.

Seluruh tahapan Musrenbang Desa Bono berjalan tertib dan kondusif.

Forum ini mencerminkan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menyusun perencanaan pembangunan desa yang transparan dan berkelanjutan.

(fer)