Tulungagung, Kharismanews.id – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh setiap 17 Agustus, RSUD Campurdarat dr Karneni, Kabupaten Tulungagung, memiliki cara unik untuk memeriahkan momen bersejarah ini.
Seluruh pegawai dan staf rumah sakit terlihat kompak mengenakan seragam merah putih dan kebaya pada 14–15 Agustus 2025.
Pantauan di lapangan, beberapa pegawai mengenakan kebaya atau baju bernuansa merah, sementara lainnya memilih dominan putih. Kombinasi warna bendera ini menjadi simbol semangat nasionalisme sekaligus pelestarian budaya lokal.
Direktur RSUD Campurdarat dr Karneni, dr Rio Ardona, melalui Bagian Kehumasan Hendra, menjelaskan bahwa penggunaan seragam merah putih dan kebaya merupakan bagian dari peringatan HUT RI ke-80 sekaligus selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal.
“Ini bentuk penghormatan kami terhadap hari kemerdekaan dan budaya daerah. Untuk rangkaian acara lain, masih dalam tahap perencanaan dan belum ada keputusan final,” ujarnya.
Hendra menambahkan, saat ini RSUD Campurdarat tengah fokus pada pelaksanaan program unggulan pemerintah daerah maupun pusat, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Terlebih, sejak 2025, rumah sakit ini resmi naik kelas menjadi tipe C, dua tahun setelah berdiri.
Kenaikan kelas RSUD Dr Iskak menjadi rumah sakit tipe A pada Juli lalu turut memengaruhi peningkatan jumlah pasien di RSUD Campurdarat.
Mekanisme rujukan pasien kini mengharuskan Fasilitas Kesehatan Tingkat 1 (Faskes) mengirim pasien terlebih dahulu ke rumah sakit tipe D, C, atau B, sehingga RSUD Campurdarat menjadi salah satu tujuan utama pasien rujukan di wilayah Tulungagung selatan.
Salah satu pasien (H), yang mengaku baru pertama kali merasakan rujukan di RSUD Campurdarat menyampaikan apresiasinya atas keramahan dalam pelayanan pelayanan
“Semoga RSUD Campurdarat semakin dipercaya masyarakat, terutama di wilayah selatan. Pelayanan kesehatan dan peningkatan mutu adalah tugas utama kita semua,” pungkas Hendra.
(fer)