DINAS KOPERASI UKM Provinsi Jawa Timur menggelar Workshop untuk Pelaku KUKM di Kab. Tulungagung

Tulungagung, Kharismanews.id – Dalam rangka meningkatkan wawasan para pelaku Koperasi dan UKM (KUKM) mengenai pentingnya strategi yang tepat untuk mengembangkan usahanya, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur pada hari jum’at (02/12/2022) di KAB. TulungAgung. Menggelar workshop pelatihan manajerial/IT Entrepeneur. Pelatihan Singkat Manajerial dengan tema Keuangan Sederhana bagi Pengembangan UKM”.

Pelatihan bertempat aula NANGKULA PARK ,Desa Kendang Bulur KAB. Tulungagung. Jumlah peserta yang hadir pada Pelatihan tersebut berjumlah masing-masing 50 (lima puluh) orang yang berasal dari Pelaku KUKM yang telah mendaftar melalui tautan/ Instagram yang telah disediakan dari Dinas Koperasi.

Mendatangkan Narasumber dari EJSC (East Java Super Corridor) Bakorwil malang. menjelaskan kiat-kiat pemanfaatan Whatsapp dan TikTok untuk menunjang pemasarana secara digital, Memberikan tips Fitur WA Bisnis, yaitu: Profil Bisnis, Katalog Produk, Salam, Pesan di Luar Jam Kerja, Balas Cepat dan Label.

Narasumber menambahkan, Analis Kebijakan Ahli Muda menyampaikan dalam Laporannya bahwa pelatihan pertama yang terkait IT Entrepeneur bermaksud untuk mengembangkan usaha koperasi melalui, serta bertujuan agar Peserta dapat memahami manfaat dan pentingnya pengenalan media sosial dalam pengembangan usaha; memahami strategi dalam meningkatkan produk; cara pemasaran digital; menjangkau target konsumen secara cepat, tepat dan luas dan sebagai sarana efektif dan mampu mempromosikan produk. Kemudian untuk pelatihan kedua yang terkait dengan manajerial, diharapkan peserta dapat memahami manfaat dan pentingnya menggunakan strategi pengembangan usaha, dapat memenuhi target pasar yang pada akhirnya berimbas pada peningkatan omzet keuntungan.

Mewakili Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Produksi dan Restrukturisasi Usaha-Susanti Widyastuti menyampaikan kepada Peserta beberapa hal sebagai berikut : (1). Saat pandemi berlangsung 2 (dua) tahun terakhir, UKM yang terdampak cukup berat masih tetap bisa melakukan kegiatan dengan baik, melakukan pemasaran melalui online tanpa harus membuka lapak ataupun offline. Kontribusi UMKM pada PDRB Jawa Timur sebesar 57,81 persen. Ini memberikan peluang Jawa Timur semakin bangkit, perekonomian kembali pulih; (2). Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas Dinas Koperasi dan UKM Prov. Jatim dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kab. TULUNGAGUNG.

Harapan Susi,” Semoga Pelatihan dapat memberikan kemanfaatan bagi Peserta dan dapat mengantarkan UKM Jawa Timur semakin naik kelas. Dengan UKM naik kelas akan lebih mudah melakukan pemasaran secara nasional maupun internasional”.

“Pelatihan dengan menggunakan gadget ini menjadi hal yang sangat penting. Handphone ini tidak hanya untuk selfie saja tetapi dapat digunakan sebagai sarana menggenggam dunia dalam tangan. Informasi pasar dapat diketahui melalui barang yang sangat kecil ini”, Susi menutup pesan.

(Sum)